Senin, 09 Januari 2023

Resolusi 2023

Matius 7:7-11

"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari antara kamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi, jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

re·so·lu·si /rĂ©solusi/ n putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal

Tahun baru atau hari ulang tahun biasanya menjadi momen untuk menyusun resolusi. Menetapkan target untuk dicapai selama satu tahun ke depan. Namun bagi sebagian orang, menetapkan resolusi dipandang sia-sia. Pikirnya, bukankah resolusi sering kali hanya sebatas rencana yang berakhir pada wacana? Lagi pula, Alkitab berkata susah payah tidak menambah kekayaan kita (bdk. Ams. 10:22).

Hidup Kristen bukan takdir. Manusia diberi akal budi agar dapat mengupayakan kehidupan yang lebih baik. Untuk itu, Tuhan kita mendorong umat untuk meminta melalui doa. Dengan meminta berarti ada kesadaran akan kebutuhan diri, serta percaya bahwa Allah mendengar doa kita. Yakinlah, permintaan yang berkenan kepada-Nya akan selalu Ia kabulkan. Meski demikian, kita juga perlu mendukung doa-doa kita dengan mencari dan mengetuk. Kita juga perlu mengetuk, menghampiri Allah dengan ketekunan sekalipun Ia tampak tidak segera menjawab. Kita perlu menyadari setiap keterbatasan yang membuat kita tidak dapat melakukan segala hal di luar Tuhan.

Menyusun resolusi tidak berguna jika tanpa aksi. Namun tidak mempunyai resolusi karena enggan melakukan perjuangan pun sama buruknya. Menyusun resolusi atau tidak, setiap orang percaya bertanggung jawab untuk terus bergerak maju. Membangun kehidupan, meningkatkan kualitas diri, supaya bertumbuh dan menghasilkan buah. Bukan sekadar memperkaya diri secara duniawi, melainkan demi menggenapi panggilan Ilahi.

1. Resolusi itu biasanya berisi pengharapan, keinginan, target, capaian, tujuan dan iman

Paling penting apapun resolusi kita harus tau posisi kita awal di mana ambil waktu berdiam dan mundur jika diperlukan untuk loncatan spetakuler. Seperti anak panah atau pelari tau mana garis start berada.

2. Percayalah setiap kita atau bahkan benda mati sekalipun, diciptakan memiliki tujuan atau pengharapan. Contoh ODGJ masih bisa hidup minimal tujuannya dapat makan hari itu

“Learn from yesterday, live for today, hope for tomorrow.” -Albert Einstein

"Belajar dari kemarin, hidup untuk hari ini, berharap untuk hari esok." -Albert Einstein