Sadar atau tidak sadar pembicaraan kita dengan sekeliling, menentukan sejauh mana kedekatan dengan sekeliling kita. Kualitas perbincangan ditentukan sejauh mana kita dekat.
Emang ada beberapa faktor penentu kedekatan itu. Seperti latarbelakang kepentingan, gender, dan saya bahas disini latarbelakang keluarga.
Dari latarbelakang keluargapun kadar kedekatan pastinya banyak varian perbedaan. Tp hal ini menjadi dasar kedekatan dan kualitas pembicaraan.
Seperti contoh di 1 sam 30, daud dengan pertanyaan2 kepada Tuhan yg sebenarnya dengan akal sehat sdh pasti ada jawaban.
Pertanyanya sekarang kapan kita perlu tanya kepada Tuhan dan kapan kita memahami Anugrah Tuhan lewat apa yg kita putuskan dengan jiwa kita. Pikiran, perasaan, kehendak kita.
Konkritnya, sebenarnya apa perlu hal2 minum aja kita harus tanya, jelas2 ada minuman rebusan dr orng tua kita. FT juga ada yg intinya seperti ini janganlah Bodoh berusahalah untuk mengerti apa yg Tuhan mau. (Red. Lupa ayatnya dmn?).
So. Hari ini saya mau share di dptkan dr doa malam GAB Rehot, kita harus detail dan tau jelas batasan dr kedekatan kita sama Dia. Bukankah kita berlandaskan keluarga karena itu kita panggil Dia Bapa. Kita anak2Nya. Daud tau sekali kedekatan dan kualitas yg di tanyakan dengan Tuhan. Walaupun juga secara nalar jelas2 jawabnya jelas... Jawabn berbeda dan hasil yg berbeda ketika yg baik dr Bapa ada dlm kita.
Kedekatan kita menentukan pertanyaan dan jawaban...